10 Ciri-ciri Negara Berkembang dan Daftar Negara Berkembang

Apakah kamu sudah tahu ciri – ciri negara berkembang itu seperti apa? Sebagaimana melansir dari situs World Trade Organization (WTO), sebenarnya tidak ada definisi tentang negara berkembang.

Negara berkembang sendiri adalah sebuah istilah yang digunakan untuk mengklasifikasikan negara – negara di dunia berdasarkan tingkat kesejahteraan atau perekonomian. Pengumuman suatu negara termasuk negara berkembang biasanya dilakukan oleh negara berkembang itu sendiri. Namun, negara – negara lain bisa menanggapi dengan menerima atau menentang keputusan suatu negara yang menyatakan sebagai negara berkembang.

Nah, agar kamu bisa memahami tentang pengelompokkan negara – negara berkembang di dunia, kamu perlu mengenali terlebih dahulu ciri – cirinya. Lantas, bagaimana ciri – ciri negara berkembang? Berikut penjelasannya.

  1. Rendahnya Tingkat Pendapatan Perkapita

Ciri – ciri negara berkembang yang pertama adalah memiliki tingkat pendapatan perkapita yang masih tergolong rendah. Pendapatan perkapita merupakan nilai rata – rata pendapatan penduduk suatu negara. Pendapatan perkapita bisa diketahui dengan membagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara.

Hampir separuh negara di dunia termasuk kelompok negara berkembang karena memiliki tingkat pendapatan perkapita yang rendah.

  1. Angka Kelahiran Tinggi

Ciri negara berkembang selanjutnya yaitu angka kelahiran yang tinggi sehingga memiliki jumlah penduduk yang banyak. Ada banyak faktor yang menyebabkan tingginya laju pertumbuhan penduduk di negara berkembang seperti kurangnya sosialisasi keluarga berencana, pernikahan dini, tingkat pendidikan yang rendah, dan lain sebagainya.

  1. Tingginya Tingkat Korupsi

Korupsi merupakan perbuatan keji yang masih mengakar di pemerintahan suatu negara baik maju maupun berkembang. Namun, negara berkembang memiliki tingkat korupsi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara maju.

Tingginya tingkat korupsi tersebut tentu berdampak buruk pada perekonomian negara berkembang.

  1. Jumlah Impor Lebih Besar Dibandingkan Ekspor

Besarnya jumlah impor barang dibandingkan dengan ekspor menjadi ciri – ciri negara berkembang selanjutnya. Negara berkembang melakukan ekspor tersebut saat mengalami keterbatasan teknologi dan keahlian sehingga perlu mendatangkan barang dari negara lain demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Namun dengan melakukan impor, maka berarti negara harus mengeluarkan uang yang lumayan banyak. Hal itu tentunya akan berimbas pada kesejahteraan masyarakatnya.

  1. Kurang Disiplin Penduduknya

Ciri – ciri negara berkembang selanjutnya adalah tingkat kedisplinan penduduknya rendah. Disiplin belum menjadi budaya dan kebiasaan di negara berkembang sehingga masih banyak penduduknya yang melakukan pelanggaran kedisplinan dalam kehidupan sehari – hari.

Dibutuhkan peran pemerintah terutama pimpinan negara yang tegas dalam menegakkan aturan agar mental masyarakat berubah sehingga selalu disiplin.

  1. Tingginya Jumlah Pengangguran

Tingginya jumlah pengangguran menjadi ciri – ciri negara berkembang selanjutnya. Persaingan dunia kerja di negara berkembang memang terbilang tinggi seiring dengan angka kelahiran yang semakin banyak.

Fenomena tersebut membuat negara berkembang tidak mampu menyediakan lapangan pekerjaan yang layak untuk menampung pengangguran yang jumlahnya terlampau banyak. Selain itu, penyebab tingginya jumlah pengangguran di negara berkembang juga karena tingkat pendidikan.

  1. Rendahnya Tingkat Pendidikan

Rendahnya tingkat pendidikan juga menjadi ciri – ciri negara berkembang. Tingkat pendidikan yang rendah seringkali sebanding dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Wajar jika kedua faktor tersebut akan turut mempengaruhi pendapatan perkapita sebuah negara. Selain itu, tingkat ekonomi negara berkembang yang rendah juga mengakibatkan kurang memadainya fasilitas pendidikan.

Fenomena tersebut mengakibatkan rendahnya tingkat pendidikan di negara berkembang dan sulit bersaing.

Selain itu masih ada ciri – ciri lain dari negara berkembang seperti minimnya penguasaan IPTEK dan tidak memiliki modal yang cukup.

By Drajad