Instagram kini menjadi salah satu media sosial yang paling digemari warga dunia selain Facebook. Sayangnya, banyak orang yang berburu likes terbanyak untuk eksis di media sosial ini demi mendapatkan pengakuan tertentu atau demi mendapat endorsment.

Penggunanya terus meningkat, terlebih saat memasuki pasar Amerika Serikat dan Asia. Di Indonesia, media sosial ini mulai populer pada tahun 2012, dan dikenal luas tiga tahun setelahnya hingga kini. Total pengguna Instagram pada Juni 2018 mencapai 1 miliar pengguna di seluruh dunia.

Ciri-ciri beli like Instagram enggak akan muncul pada akunmu kalau kamu mendapatkan like secara organik. Kamu bisa mendapatkannya dengan cara berikut:

  • Sertakan hashtag dalam setiap postingan foto dan video terbaru. Gunakan hashtag yang umum orang cari, agar postingan yang kamu upload menjangkau banyak pengguna lainnya.
  • Jangan kunci publisitas akunmu. Akun yang terkunci pada setting privacy-nya akan membuat jangkauan postingan menjadi terbatas. Biarkan semua orang bisa melihat profil, asalkan postinganmu sesuai dengan etika yang berlaku, ya.
  • Posting konten secara teratur. Hal ini akan membantu meningkatkan engagement-mu dengan follower. Semakin sering pengguna lain melihat postingan-mu, makin berpeluang mendapat like yang banyak.
  • Banyak interaksi dengan follower. Seperti dengan saling melempar komentar atau like. Ini akan membuat postinganmu berada di urutan pertama pada timeline follower-mu. Sebab kini urutan timeline tidak lagi berdasarkan urutan waktu posting, melainkan berdasarkan tingkat engagement tersebut.
  • Bagikan postingan barumu di Instagram story. Dengan begitu orang akan menyadari bahwa ada postingan baru dari akunmu dan siapa tahu mereka bakal memberikan like dengan menggunakan  smm panel termurah.

Agar makin asyik bermain media sosial, pastikan smartphone-mu mempunyai cukup pulsa untuk mengaktifkan paket internet.

By toha