Cara Jual Beli Bitcoin Aman dan Mudah untuk Pemula

Bitcoin berhasil menjadi salah satu instrumen investasi dengan nilai aset tertinggi. Tapi sayangnya masih banyak yang belum tahu tentang Bitcoin dan bagaimana cara jual belinya. Padahal jual beli Bitcoin terbilang mudah dan bisa dilakukan oleh investor pemula. Apalagi harga Bitcoin seringkali meningkat drastis hanya dalam waktu hitungan hari atau bahkan jam.

Nilai Bitcoin sempat naik lebih dari 300% pada tahun 2020 yang lalu dan menembus rekor tertingginya selama ini. Untuk saat ini, harga Bitcoin berada di kisaran Rp 660 juta dengan potensi kenaikan tak terbatas.

Cara Jual Beli Bitcoin

Jual beli mata uang kripto yang satu ini bisa dilakukan melalui beberapa exchange Bitcoin yang ada di Indonesia dan sudah terdaftar di Bappebti. Dan berikut ini panduan jual beli Bitcoin mulai dari cara pendaftaran, minimum deposit, jual dan beli, serta fee yang dibutuhkan oleh exchange.

  1. Membuat Akun

Cara yang pertama tentu saja Anda harus membuat akun terlebih dahulu. Kunjungi salah satu platform exchange lalu daftarkan diri Anda menggunakan alamat email dan mengisi data diri yang dibutuhkan. Beberapa data diri yang dibutuhkan seperti nama lengkap, email, alamat, dan persetujuan syarat serta kebijakan privasi.

Anda bisa mengunjungi platform exchange yang tersedia di website maupun aplikasi yang kini sudah banyak tersedia di AppStore maupun Google Playstore. Proses pendaftaran ini sepenuhnya online sehingga bisa Anda lakukan dari rumah.

  1. Verifikasi KYC

Setelah membuat akun, Anda bisa melanjutkan ke tahap verifikasi KYC. Tahapan ini sangat penting karena menjadi syarat seseorang bisa melakukan jual beli Bitcoin. Verifikasi KYC akan melindungi para peserta dan memastikan kebijakan anti pencucian uang sehingga proses jual beli dapat terlaksana dengan aman.

Proses verifikasi KYC mengharuskan Anda mengunggah foto ID, mengisi data pribadi secara lengkap, dan mengambil foto selfie dengan gerakan yang diacak. Setelah itu proses verifikasi membutuhkan waktu 1 hari kerja sampai Anda dinyatakan lolos KYC.

  1. Deposit

Jika verifikasi KYC sudah berhasil, Anda bisa segera melakukan deposit. Jumlah minimal deposit di exchange umumnya adalah Rp 50 ribu. Namun ada juga beberapa exchange yang mengharuskan minimum deposit sebesar Rp 500 ribu.

jual beli Bitcoin

Deposit bisa dibayarkan melalui transfer bank, dompet digital, setoran tunai, hingga kartu kredit. Untuk cara deposit bisa dilihat di platform exchange masing-masing yang Anda pilih. Anda juga bisa menghubungi tim customer support untuk memastikan proses deposit bisa berjalan lancar.

  1. Pasangan Aset

Sebelum Anda memulai jual beli Bitcoin, pertama-tama Anda harus memilih pasangan aset yang ingin diperjual belikan. Pasangan aset terpopuler saatini adalah Bitcoin terhadap Rupiah. Maksud dari pasangan aset ini seperti ketika Anda membeli valas dengan USD to IDR.

Jenis aset kripto yang diperdagangkan berbeda-beda di tiap exchange dan kini ada lebih dari 100 pasangan aset kripto yang bisa Anda pilih.

  1. Memulai Jual Beli

Setelah beberapa tahapan di atas terpenuhi, Anda bisa memulai jual beli bitcoin. Jual beli dapat dilakukan lewat aplikasi ataupun situs exchange yang Anda pilih. Proses pembelian juga cukup mudah, Anda bisa membuat order dengan memasukkan harga yang ingin dibeli. Pilih jenis order lalu lakukan pembayaran dengan aset kripto.

Satuan jumlah untuk jual beli Bitcoin bisa delapan digit angka di belakang koma, yaitu 0,00000001 BTC. Jadi, Anda dapat mulai bertransaksi dengan angka yang kecil, seperti misalnya 0,481437 BTC. Itulah sebabnya jumlah minimum deposit Bitcoin tidak terlalu besar, bisa dimulai dari Rp 50 ribu saja.