Cara Klaim asuransi kendaraan anti penolakan yang wajib diketahui

Ketika membeli asuransi kendaraan tentu orang-orang akan memperhatikan bagaimana proses klaim asuransi tersebut dari perusahaan yang dipilih. Tentu saja Anda akan berusaha untuk memilih perusahaan asuransi yang memberikan proses klaim sangat mudah dan proses pencairan klaim cepat.

Saat melakukan klaim agar minim penolakan, sebenarnya Anda harus melakukan beberapa trik. Ini juga berlaku ketika Anda memilih untuk klaim asuransi kesehatan. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan melakukan klaim asuransi agar tidak mengalami penolakan.

1. Menyiapkan Dokumen Bukti

Pertama kali yang harus anda perhatikan ketika ingin melakukan klaim asuransi kendaraan, tentu saja menyiapkan bukti-bukti. Bukti-bukti yang anda siapkan, berupa foto dokumentasi bagian mobil yang mengalami kerusakan untuk mobil yang misalnya mengalami kecelakaan.

Atau ketika mobil hilang agar Anda bisa mendapatkan klaim asuransi tentu harus menunjukkan bukti CCTV apapun bukti lainnya yang bisa klaim tersebut bisa diberikan. Bukti-bukti ini juga penting, manakala anda akan memberikan bahan laporan ke pihak kepolisian terutama untuk melakukan kue mobil hilang biasanya membutuhkan laporan kepolisian yang valid.

2. Menghubungi Pihak Asuransi Segera

Setelah punya dokumen-dokumen yang kuat sebagai bukti untuk mengklaim asuransi kendaraan, Anda harus segera menghubungi pihak perusahaan asuransi. Anda perlu tahu bahwa syarat pelaporan untuk klaim asuransi adalah maksimal 3 x 24 jam setelah kejadian.

Laporan ini akan memudahkan anda untuk melakukan klaim. Karena tentu saja setelah anda melaporkan maka perusahaan akan melakukan survei. Setelah itu Anda biasanya diminta untuk menyatakan kronologi, kejadian yang dialami untuk mempermudah klaim. Bahkan ketika mobil anda mengalami kecelakaan bisa mendapatkan layanan mobil derek dari perusahaan asuransi.

3. Menjelaskan Rincian Kejadian

Hal selanjutnya yang perlu anda perhatikan agar klaim asuransi mobil tidak mengalami penolakan adalah bagaimana menjelaskan rincian kejadian. Ketika akan melakukan klaim, maka anda akan ditanya seputar kronologi kejadian bagaimana peristiwa mobil mengalami kerusakan ataupun kehilangan.

Pastikan bahwa anda memiliki jawaban yang memang relevan dengan semua pertanyaan yang diajukan. Anda perlu memberikan kejelasan berupa tempat kejadian, lokasi kejadian, waktu kejadian, posisi pengemudi dan masih banyak lagi. Menjelaskan detail kejadian ini merupakan hal penting agar klaim asuransi memiliki pertanggungjawaban yang kuat.

4. Melengkapi Dokumen

Biasanya Anda juga perlu memberikan dokumen yang lengkap di samping bukti-bukti untuk proses klaim. Dokumen-dokumen tersebut berupa formulir pengajuan klaim, fotokopi KTP, SIM hingga STNK. Selanjutnya dibutuhkan pula fotokopi polis asuransi kendaraan, surat keterangan polisi dan bukti kejadian.

Ini untuk pengajuan asuransi ketika mengalami kecelakaan mobil. Jika kecelakaan melibatkan pihak ketiga tentu membutuhkan pula yang namanya fotocopy KTP, SIM dan STNK dari pihak ketiga. Ditambah lagi surat pernyataan atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga dan juga surat pernyataan tertulis bahwa yang bersangkutan memang tidak punya layanan asuransi.

Lalu untuk pengajuan klaim asuransi pada mobil yang hilang atau mengalami pencurian maka proses klaim harus menambahkan surat keterangan terkait pencurian mobil. Dan juga surat bukti pemblokiran STNK kendaraan.

Itu tadi beberapa hal penting yang perlu dilakukan ketika ingin melakukan klaim asuransi kendaraan agar tidak mengalami penolakan. Beberapa hal ini tentu penting diketahui terutama bagi yang belum pernah melakukan klaim asuransi atas kendaraannya. Pembelian asuransi kendaraan atau kesehatan paling mudah lewat Lifepal.

Untuk pemilihan asuransi kesehatan Lifepal juga sangat penting mengingat platform ini ini memberikan banyak keuntungan bagi Anda yang membeli asuransi kesehatan. Terdapat berbagai promo menarik dengan premi bulanan atau tahunan yang lebih terjangkau.