Inilah 3 Cara Daftar Online BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan berfokus pada para tenaga kerja dan semua pegawai, baik itu pegawai sipil maupun swasta. Dengan hadirnya BPJS Ketenagakerjaan yang telah berlaku sejak 1 Juli 2015 lalu, maka para pekerja akan memperoleh banyak keuntungan untuk melindungi atau memproteksi diri dari risiko-risiko sosial ekonomi dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja sebagai alternatif dari asuransi kesehatan. Program Jamsostek menanggulangi resiko sosial ekoniomi seperti perlindungan pada peristiwa kecelakaan, sakit, hamil, bersalin, cacat, hari tua, dan meninggal dunia.

Berdasarkan Undang-undang No.3 tahun 1992, Jamsostek memberikan hak dan membebani kewajiban secara pasti (compulsory) bagi pengusaha dan tenaga kerja tentang Jenis Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Lantas, bagaimana cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) ini? Caranya cukup mudah ko, bagi Anda yang tidak mau repot-repot datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, saat ini telah ada cara yang mudah untuk mendaftarkan diri yaitu dengan cara online. Cara daftar secara online memang disengaja disediakan agar proses pendaftaran lebih mudah dan juga lebih cepat dilaksanakan.

Jenis Program BPJS Ketenagakerjaan

Namun, sebelum membahas tata cara dan teknik pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan secara online ada baiknya Anda mengetahui dan memahami terlebih dahulu jenis program apa saja yang bisa Anda pilih pada BPJS Ketenagakerjaan.

  1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)

Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) adalah program pertama dari BPJS Ketenagakerjaan. Untuk para pekerja, jaminan satu ini memang sangatlah penting. Pasalnya, dengan mengikuti program ini para pekerja akan mampu meminimalisir hilangnya penghasilan akibat resiko sosial seperti halnya cacat atau kematian.

  1. Program Jaminan Hari Tua (JHT)

JHT adalah program yang akan membuat para tenaga kerja terjamin karena adanya keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi. Di samping itu, JHT ini bisa digunakan sebagai sarana penjamin arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan keluarganya akibat dari terjadinya resiko-resiko sosial dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja.

  1. Program Jaminan Kematian (JKM)

BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan jaminan dalam hal meringankan keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman maupun santunan berupa uang. Program ini disebut dengan Program Jaminan Kematian (JKM). Program Jaminan Kematian ini ditujukan bagi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja.

  1. Program Jaminan Pensiun

Program dari BPJS Ketenagakerjaan terakhir adalah Jaminan Pensiun (JP). Program ini adalah jaminan sosial yang memiliki tujuan untuk mempertahankan derajat kehiduan layak bagi peserta atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat atau tidak bisa bekerja lagi, atau bahkan meninggal dunia.

Syarat & Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Syarat :

  • Fotokopi dan aslinya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
  • Fotokopi dan aslinya NPWP Perusahaan
  • Fotokopi dan aslinya Akta Perdagangan Perusahaan
  • Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) masing-masing karyawan,
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga) karyawan/pekerja yang akan di daftar,
  • Pas Foto berwarna Karyawan/pekerja ukuran 2×3 sebanyak 1 Lembar.

Cara Daftar :

  1. Buka situs resmi BPJS Ketenagakerjaan di https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.
  2. Klik “DAFTARKAN SAYA”.
  3. Pilih salah satu dari empat pilihan (Pemberi Kerja/ Pekerja BPU/ Pekerja Migran/ Jasa Kontruksi).
  4. Isi data yang diminta dengan sebenar-benarnya.
  5. Tunggulah email balasan pemberitahuannya dan ikuti setiap tahapan selanjutnya.

Setelah semua sudah lengkap, bawalah persyaratan yang telah disiapkan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di kota Anda.

By sartika