Mengatasi Masalah BPO Dengan Sistem Manajemen Pembelajaran

Jika BPO mencari cara untuk mengurangi risiko saat melakukan outsourcing, LMS (sistem manajemen pembelajaran) dapat menjadi solusi yang paling efektif. Ada berbagai risiko yang terlibat dalam menjalankan BPO (outsourcing proses bisnis). Beberapa masalah utama yang dapat dihadapi perusahaan outsourcing adalah kurangnya motivasi di tempat kerja, terputusnya hubungan dalam tim, biaya dan keamanan yang tidak terduga.

Risiko ini dapat dengan mudah dikurangi dengan bantuan LMS dan sistem pelatihan yang lebih terpusat dapat dibuat. Dalam sistem pelatihan ini semua karyawan dapat dilatih untuk melaksanakan proses yang sama. Pada akhirnya, ini akan membantu kelancaran ekstensi perusahaan yang dialihdayakan. Ini juga akan bermanfaat dalam menghindari jebakan di mana sebagian besar perusahaan outsourcing jatuh.

Mari kita bahas beberapa masalah dasar yang dihadapi oleh perusahaan tersebut dan bagaimana sistem manajemen pembelajaran dapat membantu menyelesaikannya. Misalnya, keamanan adalah salah satu risiko dasar yang terlibat dalam menjalankan perusahaan outsourcing. Apalagi jika terkait dengan outsourcing suatu sistem informasi, hal itu bisa terbukti menjadi urusan yang berisiko. Banyak masalah privasi muncul jika perusahaan di luar negeri mengontrol sistem informasi. Bahkan kesenjangan komunikasi terlihat dalam skenario seperti itu, tetapi ini dapat diselesaikan dengan bantuan sistem manajemen pembelajaran. Konten pelatihan yang disampaikan melalui LMS tidak hanya bertanggung jawab untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan ini, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mengidentifikasi dan menghentikan munculnya masalah.

Perusahaan outsourcing juga dapat menghadapi situasi yang sulit jika tidak ada hubungan antara manajemen dan ekstensi yang dialihdayakan. Dalam situasi seperti itu, kursus sistem manajemen pembelajaran yang kuat dan efektif akan diperlukan yang akan membantu dalam menangani topik kepatuhan seperti strategi yang berkaitan dengan komunikasi dan proses tertentu.

Pakar bisnis berpandangan bahwa manajer perusahaan outsourcing juga memerlukan pelatihan yang kuat, yang dapat disampaikan dengan mudah menggunakan LMS. Ini diperlukan untuk implementasi yang lebih baik untuk ekstensi BPO. Jika mereka mengikuti kursus dalam manajemen proyek, mereka dapat meninjau proses yang terkait dengan manajemen proyek, siklus tim, dan teknik evaluasi perbaikan. Singkatnya, kursus dan pelatihan ini dapat memberikan alat dan fungsi yang dibutuhkan kepada pihak-pihak terkait untuk mengelola bisnis secara sukses.

Selain kursus manajemen proyek, manajer perlu mengambil kursus lain yang mencakup aspek penting bisnis seperti motivasi staf, dinamika tim, dll. Tidak ada keraguan bahwa motivasi staf adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari organisasi mana pun tetapi tidak semua manajer cenderung menerapkannya baik dan mempengaruhi produktivitas karyawan secara luas.

Untuk meniadakan risiko tersebut, kursus dapat diterapkan di LMS dan setiap orang dapat diajarkan tentang strategi motivasi dan cara terbaik untuk menerapkannya. Proses bisnis outsourcing berfungsi secara efisien hanya jika karyawan diberikan pelatihan yang tepat dan termotivasi untuk bekerja dengan baik. Demikian pula, pelatihan LMS harus efektif sehingga masalah terkait penyuluhan dapat diatasi.

Coggno dapat memberi Anda sistem manajemen pembelajaran yang fleksibel dan mudah digunakan untuk melatih perusahaan outsourcing proses bisnis