Penyebab Jerawat Secara Umum Yang Perlu Kamu Tau

Masih bingung bersama dengan banyak variasi hal yang menyebabkan jerawat dan langkah mengatasinya? Kali ini Cosmo bakal bahas tuntas tertentu untuk Anda!

Selain dapat bikin tampilan menjadi kurang menarik, jerawat terhitung dapat bikin kita jadi kurang yakin diri, atau apalagi depresi! Bahkan tersedia saja wanita yang udah senang-senang melalui masa puber bersama dengan harapan jerawat tidak ulang mengganggu, eh… ternyata tiba-tiba mimpi buruk ulang hadir kala memasuki umur 20 dan 30an. Tenang, Anda tidak sendirian, kok. Hal itu terhitung dialami oleh Beauty Editor Cosmo kala ia memasuki umur 30 tahun.

 

Seperti yang dikatakan oleh dr. Lilik Norawati, SpKK, FINSDV, FAADV dari Bagian Kosmetik Medik Dept. Kulit dan Kelamin RSPAD Gatot Soebroto, bahwa jerawat tidak hanya dialami oleh remaja saja, orang dewasa terhitung bisa mengalaminya. “Biasanya jerawat pada wanita disebabkan pengaruh hormon yang berubah, aspek usia, genetik, ras, musim, pola makan, type hidup, sampai salah memilih product perawatan kulit.” ujar dr. Lilik.

Selain itu, sistem pembersihan kulit muka yang kurang mendetail terhitung dipercaya oleh dr. Olivia Ong, dipl. AAAM, Aesthetician & Anti-aging Specialist dari Jakarta Aesthetic Clinic sebagai salah satu penyebab utama timbulnya jerawat. “Bayangkan saja jika kita mengfungsikan makeup yang tebal, namun tidak membersihkannya dengan benar, pasti residunya akan menumpuk dan bersatu dengan minyak dan kotoran lainnya. Sehingga bakteri penyebab jerawat akan berkembang dengan pesat,” ujar dr. Olivia.

 

PENYEBAB TIMBUL JERAWAT

Beberapa penyebab di bawah ini perlu anda ketahui agar kamu memahami cara mencegah timbulnya jerawat untuk kedepan nya :

1. Hormonal
Biasanya jerawat ini muncul saat Anda sedang mengalami PMS atau pada saat hari-hari pertama datang bulan, 2-3 hari setelah selesai datang bulan, atau ketika mengalami menopause. Hal ini bisa menyebabkan produksi minyak berlebih pada wajah, proses pergantian sel kulit mati yang melambat, hingga meningkatnya hormon androgen dalam tubuh, yang akhirnya bakteri penyebab jerawat (Propionibacterium Acnes ) jadi lebih mudah berkembang biak.

2. Alergi Makanan
Hal ini bisa menyebabkan kemerahan hingga pembengkakan pada kulit. Proses pembengkakan ini juga nantinya akan memicu bakteri jerawat untuk berkembang biak dengan lebih cepat. Nah, hal yang tricky di sini adalah alergi yang tadinya tidak sempat Anda alami ternyata bisa saja muncul seiring dengan perubahan lingkungan dan juga pertambahan usia. Jadi ada baiknya untuk selalu aware akan perubahan yang terjadi pada kulit dan tubuh Anda ya!

3. Air Tidak Bersih
Coba deh gunakan air minum untuk mencuci wajah selama beberapa hari. Jika memang kulit jadi lebih tenang, artinya air di tempat tinggal Anda kualitasnya kurang baik. Anda bisa memasang filter agar klorin di dalam air bisa tersaring lebih baik, atau sementara waktu gunakan micellar water supaya wajah tidak perlu bersinggungan dengan air.

4. Penggunaan Spot Treatment Berlebih
Aplikasi obat topikal, seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide yang berlebih ternyata bisa bikin kulit jadi lebih kering, sehingga produksi minyak akan bertambah dan mengakibatkan timbulnya jerawat, lho. Bahan aktif di dalamnya juga memang bisa memberikan efek seperti sedikit membakar kulit jika digunakan terlalu sering dan membuat jerawat semakin merah serta meradang. Jangan karena Anda ingin jerawat lebih cepat kering atau menghilang, maka Anda berpikir bahwa aplikasi produk yang lebih banyak malah akan mempercepat proses penyembuhan. That’s totally wrong!

5. Penggunaan Produk Rambut
Menurut dr. Lilik, produk rambut seperti pomade atau gel yang punya bahan dasar minyak biasanya sering menyebabkan munculnya jerawat. Hal ini terjadi karena kandungan bahan di dalamnya seringkali bersifat menyumbat pori-pori (comedogenic). Trik Cosmo adalah, pilih produk penataan rambut yang berbahan dasar air. Tapi jika masalahnya ada pada sampo, coba gunakan sampo bebas sulfat dan paraben.

6. Penggunaan Deterjen
Sudah rajin mencuci sarung bantal tapi jerawat tetap muncul? Mungkin Anda punya kulit sensitif dan menggunakan deterjen yang terlalu keras formulanya. Residu yang tertinggal pada bahan-bahan yang Anda cuci bisa membuat kulit sensitif jadi mudah teriritasi, hingga memicu jerawat. Untuk mengatasinya, coba ganti deterjen dengan formula yang lebih lembut dan bebas pewangi. Atau, pilih deterjen yang juga aman untuk kulit bayi.

7. Kandungan Vitamin
Coba cek kandungan di dalam multivitamin Anda. Jika terdapat iodine di dalamnya, maka hal tersebut bisa jadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Sebagai gantinya, pilih suplemen dengan kandungan zinc, selenium, vitamin A, C, B3, carotenoids, dan omega bisa bantu atasi problema jerawat.