Mengenal Permainan Ular Tangga

Permainan ular tangga merupakan permainan yang tidak pernah ditinggalkan baik sebelum adanya teknologi canggih maupuh setelah maraknya teknologi canggih seperti saat ini. Artinya, baik dari dulu hingga saat ini, permainan ular tang masih tetap dimainkan baik dari kalangan anak-anak maupun dewasa sekaligus.

Bahkan, permainan ular tangga ini sudah tersemat di beberapa aplikasi smartphone. Dan peminat yang memainkannya pun masih banyak. Meskipun sering dianggap remeh sebagai permainan sepele, ternyata ular tangga sendiri memiliki sejarah, manfaat, dan filosofi yang mendalam. Pada artikel kali ini, kami akan menjabarkan secara ringkas tentang beberapa poin penting terkait permainan ular tangga ini.

Sejarah Permainan Ular Tangga

Permainan ular tangga merupakan sebuah permainan yang berasal dari negara India. Dan di negara tersebut, permainan ular tangga ini lebih dikenal dengan nama lain, yaitu paramapada sopaanam atau moksha patam. Ada yang menyebutkan juga dengan nama vaikunthapaali. Nama tersebut merujuk pada suatu malam Vaikuntha Ekadashi, yaitu malam ke sebelas sesudah bulan baru pda kalender Tamil. Dalam tradisi Hindu, pada malam tersebut permainan ular tangga ini paling cocok untuk dimainkan.

Filosofi Permainan Ular Tangga

Permainan ular tangga sendiri juga adalah permainan yang tersemat sebuah filosofi di dalamnya. Seperti dilihat dari sistem bermainnya dimana tangga bisa naik ataupun ular bisa turun, memiliki arti karma menurut masyarakat India. Selain karma, ada juga yang menafsirkan sebagi takdir.

Lalu, ular yang menuju kebawah memiliki arti nafsu, dan hal-hal buruk. Sedangkan tangga melambangkan rendah hati dan iman yang kuat dalam hidup manusia. Selain itu, kotak yang perlu ditempuh berjumlah serratus melambangkan sebuah keselamatan.

Tata Cara Permainan Ular Tangga

Permainan ular tangga adalah permainan yang memerlukan lawan main setidaknya satu orang. Orang pertama yang mendapat giliran akan melempar dadu dan menggerakkan bidak sesuai dengan angka pada dadu. Setiap orang berhak memainkan satu kali saja lemparan dadu. Kemudian lawan main akan mendapat giliran setelahnya.

Seperti yang sudah dijelaskan, jika mendapat kotak yang memiliki tangga maka bidak akan naik. Sebaliknya, jika mendapat ular maka bidak harus turun. Siapapun yang pertama mendapat tempat terakhir, maka dia yang dinyatakan menang dalam permainan ular tangga.